Pengalaman Mengikuti VMware vForum 2012 Singapore

Tidak terasa sudah 4 tahun semenjak saya pertama kali mengikuti VMware vForum di Singapura. Di artikel saya tahun 2008 lalu disebutkan bahwa teknologi virtualisasi akan menjadi trend paling panas di dalam dunia IT dan kini 4 tahun kemudian memang sudah menjadi kebutuhan wajib. Kalau masih ada perusahaan yang masih belum memakai atau setidaknya mencoba teknologi virtualisasi di jaman sekarang ini, patut dipertanyakan visi misinya :)

Artikel tahun 2008 (masih kurus dan lugu)
http://linux2.arinet.org/index.php?option=com_content&task=view&id=169&Itemid=1

Yang unik di acara kali ini adalah saya diundang sebagai salah seorang praktisi VMware karena pengalaman saya mengelola infrastruktur VMware yang cukup besar selama beberapa tahun di Singapura. Jumlah peserta tahun 2012 ini mencapai rekor 2200 orang.

Sejarah Virtualisasi (teknologi)
Teknologi virtualisasi pada awalnya dikembangkan di tahun 1960-an untuk membagi-bagi hardware mainframe yang super gede itu menjadi potongan-potongan sistem agar lebih efisien digunakan. Sejalan dengan berkembangnya komputer PC yang makin murah di era 1980-1990-an, teknologi virtualisasi tidak didengar lagi. Di era ini teknologi client server menjadi pemain utama di dalam dunia IT.

Tapi kemudian muncul masalah:
1. Rendahnya utilisasi hardware. Berdasarkan penelitian ternyata komputer-komputer server tersebut hanya memakai 10-15% dari kapasistas hardwarenya. Artinya sungguh sayang sekali tidak dimanfaatkan.
2. Server-server memang relatif murah, tapi biaya infrastrukturnya seperti biaya untuk merawat dan operasionalnya mahal seperti pendingin udara, listrik, sewa tempat, dll.
3. Meningkatnya biaya personel IT. Makin banyak server, makin banyak orang IT yang diperlukan untuk merawat dan menjalankannya.
4. Server-server yang jumlahnya puluhan bahkan ratusan membuatnya riskan bila terjadi bencana seperti banjir ataupun gempa bumi. Bila ingin membuat sistem backup di lokasi lain maka biayanya tinggi sekali.
http://www.vmware.com/virtualization/history.html

Sejarah VMware
Melihat masalah-masalah tersebut di atas maka berdirilah VMware pada tahun 1998. Dan di bulan Mei 1999 mereka meluncurkan produk pertama mereka yaitu VMware Workstation. Kemudian di tahun 2001 mereka memasuki pasar server dengan meluncurkan VMware GSX Server dan ESX Server. Selanjutnya baca sendiri di Wikipedia yah :)
http://en.wikipedia.org/wiki/VMware

Produk Hypervisor terbaru mereka adalah VMware ESXi 5.1 dan vCenter Server 5.1.
Banyak fitur-fitur baru di versi 5.1 ini, beberapa hal yang menjadi perhatian adalah:
1. Munculnya Single Sign On server untuk otentikasi. Dengan adanya server SSO ini maka di masa depan administrator tidak perlu pusing mengatur user dan hak aksesnya ke berbagai macam komponen VMware. Hal ini juga memisahkan tugas antara VMware Admin Infra dengan Admin otentikasi.
2. vMotion tanpa shared storage. Di versi 5.1 kita bisa melakukan vMotion langsung dari datastore lokal tanpa shared storage. Sangat memudahkan bagi perusahaan kecil menengah yang belum memiliki shared storage yang umumnya cukup mahal harganya.
3. VMware vCenter Operations Manager. Kita bisa melihat secara mudah dan cepat kondisi kesehatan datacenter kita.
4. vSphere Web Client. Fans Linux tapi kamu sebal menggunakan vSphere karena harus menggunakan MS Windows untuk mengaksesnya? Kini tidak perlu lagi. Kita bisa pakai Web Client. Dan bahkan di masa yang akan datang Web Client inilah yang akan dipakai. “Fat Client” atau C# client akan dipensiunkan.

Silahkan dieksplore produk-produk mereka di http://www.vmware.com

“Everything will be virtualized”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>